Penemuan Situs Kajangkoso

Diposting pada

Temuan tersebut kembali mengingatkan pada situs kajangkoso yang pernah menjadi pembicaraan ramai pada 2001, yaitu Situs Kajangkoso. Situs ini dapat dilihat di ruas jalan mengarah ke ke arah pos pemantauan Gunung Merapi Babadan.

Situs Kajangkoso ini diketemukan oleh warga sekitar pada saat menciptakan irigasi guna sawah. Dari hasil penemuan sempat diadukan ke pihak purbakala yg mengaku bahwa bisa jadi struktur batu yg berada di drainase irigasi itu diperkirakan ialah sudut candi. Dari hasil penelitian diduga situs kajangkoso ini lumayan luas dan katanya lebih luas dari Borobudur, penduduk khawatir andai situs kajangkoso ini digali mereka fobia digusur.

Baca juga: Slondok mentah Magelang

Situs Kajangkoso mungkin sekarang bentuknya melulu sebuah kisah saja, karena komponen bangunan candi yang dapat ditemui disitus ini benar-benar paling minim. Harus diakui, memang paling sulit menggali kebenaran mengenai ukuran situs

Kondisi situs kajangkoso ini sampai kini tidak berubah. Ketika ditemukan warga melewati desa telah melapor ke Balai Pelestarian Cagar Budaya. Namun demikian, tidak dilanjutkan guna ekskavasi. Dengan penemuan-penemuan tersebut, dipercayai kawasan itu pernah menjadi pusat kemajuan purba.

Kondisi situs kajangkoso ketika ini masih terpendam. Mulai dari terpendam areal persawahan, irigasi, bangunan rumah, bahkan pun jalan raya. Struktur batu yang tertata tersebut tidak seluruhnya dapat dilihat. Yang tampak di situs Kajangkoso ini melulu sebuah padu sudut candi, yang berada di suatu irigasi, yang andai air dari puncak lumayan deras, batu candi ini akan paling sulit tampak oleh mata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *