Manfaat Studi Kelayakan Bisnis

Diposting pada

Manfaat Studi Kelayakan Bisnis

Jasa Studi Kelayakan – Kasmir serta Jakfar (2012) result studi belajar kelayakan terlampau diperlukan oleh beragam pihak teruntukkan para pihak yang berkepentingan terhadap proyek atau usaha yang akan dikerjakan (stakeholder). result studi yang dikata layak kudu dapat dipertanggung jawabkan, supaya para stakeholder merasa yakin serta yakin terhadap result berasal dari belajar kelayakan yang udah dilaksanakan. Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap result belajar kelayakan, yaitu:
1. Pemilik usaha
Pihak yang paling punyai kebutuhan dengan cepat terhadap result serta Dugaan berasal dari belajar kelayakan yang udah dibuat. jika implementasi berasal dari belajar kelayakanmerasakan kerugian tersebutkan para pemilik usaha yang paling mengalami dampaknya

2. Pihak Kreditur
Pihak bank atau lembaga keuangan lainnya tak mengharapkan hingga kredit atau pinjaman yang diberikan macet, dampak proyek atau usaha yang akan direalisasikan tak layak buatdijalankan
3. Pihak Manajemen Perusahaan
Bagi manajemen result belajar kelayakan bisnismerupakan suatu ukuran kinerja atau arahan apakah saja yang di tugaskan. Kinerja selanjutnya dapat diamati berasal dari result yang udah dicapai, supaya keluar sekelumit mana prestasi kinerja pihak manajemen di dalam menjalankan suatu proyek atau usaha
4. Pihak Pemerintah
Studi kelayakan yang disusun kudu perhatikan kebijakan-kebijakan yang udah ditetapkan oleh pemerintah, disebabkan secara dengan cepat ataupun tak dengan cepat dapat memengaruhi kebijakan perusahaan
5. Pihak Masyarakat luas
Proyek atau usaha yang dibangun dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat kira-kira ataupun masyarakat lain dimana suatu proyek atau usaha akan dibangunTahap-tahap di dalam penelitian Kelayakan Bisnis
Tahapan di dalam belajar kelayakan dikerjakan buat mempermudah pelaksanaan di dalam belajar kelayakan juga buat keakuratan penilaian. Berikut tahap-tahap belajar kelayakan yangkeseringan dikerjakan (Husein Umar 2003:p21):
1. Penemuan Ide
Ciptakan product atau jasa yang dapat berpotensi terjual serta dapat menguntungkan. studi terhadap keinginan serta kebutuhan pasar, dan style product atau jasa yang akan dibuat kududilaksanakan. studi selanjutnya kudu mengacu terhadap pemenuhan kebutuhan pasar yang masih belum terpenuhi

2. level Penelitian
Pada stadium ini, studi yang lebih di dalam dikerjakan bersama dengan gunakan metode-metode ilmiah. Dimuali berasal dari pengumpulkan data, pengolah information gunakan teori-teori yang relevan, dan lakukan Dugaan serta interpretasi result pengolahan information bersama dengan gunakan alat-alat Dugaan yang sesuai
3. level Evaluasi Proyek
Terdapat tiga evaluasi proyek. Pertama, lakukan evaluasi terhadap usulan proyek yang akan dijalankan. Kedua, lakukan evaluasi proyek yang tengah berjalan. serta yang Ketiga, lakukanevaluasi terhadap proyek yang baru selesai dibangun
4. level Pengurutan Usulan yang Layak
Apabila terdapat lebih berasal dari satu usulan proyek yang dikata layak serta terdapat keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki manajemen buat menjalankan proyek- proyek tersebut. Pemilihan proyek yang dikata paling butuh kudu dilakukan
5. level Rencana Pelaksanaan Proyek Bisnis
Setelah terdapat proyek yang udah terpilih buat dijalankan, tersebutkan kudu dibuat suatu konsep kerja pelaksanaan pembangunan proyek itu sendiri. Dimulai berasal dari mematokkan style pekerjaan, kuantitas serta kualifikasi energi pelaksana, ketersediaan dana serta asal pati daya yang diperlukan serta lain-lain 6. level Pelaksanaan Proyek Bisnis
Setelah semua persiapan selesai, stadium selanjutnya ialah pelaksanaan proyek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *