Artikel Seputar Arsitek & Desain

Diposting pada

Jasa Desain Rumah Murah – Hemat energi, ramah lingkungan, berkelanjutan, dan sebagainya, seringkali jadi bagian dari konsep ‘hijau’ yang ditawarkan pas pemasaran. Konsep hijau ini tidak jarang pula disandingkan dengan kalimat bahwa bangunan ini mengfungsikan teknologi material paling canggih pas ini. Bangunan dikatakan pintar dan serba otomatis, menjadi dari AC, hingga lighting-nya. Bangunan difungsikan seperti robot, dimana ia bisa menyesuaikan dirinya sendiri untuk menyesuaikan diri dengan suasana lingkungan yang berubah-ubah, baik suhu, angin, cahaya, dan sebagainya.

Ini adalah sebuah kemajuan, namun pasti tersedia harga yang wajib dibayar untuk menjadikan tempat tinggal kami jadi secanggih itu. Terkadang, untuk menjawab masalah era kini dan era depan, kami wajib memandang apa yang sudah orang-orang melakukan di era lalu. Indonesia memiliki kekayaan arsitektur yang beragam, yang tentu saja sudah teruji didalam hadapi iklim tropis yang lembab. Hal ini terlalu menarik bagi kami, sehingga kami menjadikan arsitektur tradisional dan vernakular Indonesia sebagai inspirasi utama untuk menjawab tantangan iklim, penghawaan, dan pencahayaan pada tiap tempat tinggal yang kami desain. Mesin, di satu segi memang membantu, namun rasanya kurang pantas untuk mengesampingkan kearifan lokal yang tersedia di lebih kurang kami sejak dulu.

Rumah Sederhana Minimalis
Tentang bagaimana tempat tinggal biasa, bisa tetap ramah lingkungan tanpa banyak perlindungan mesin. Kami memastikan percaya kepada kearifan lokal yang sederhana. Untuk lebih mudahnya, bisa saja kami dapat membahas elemen desain kami dengan mengfungsikan pointer di tiap paragraf.

Orientasi Rumah Minimalis
Matahari belum dulu ingkar janji: ia tetap terbit di Timur, dan tenggelam di Barat. Di tempat garis khatulistiwa, kami terima sinar matahari selama tahun, dan ini memberikan kami satu kepastian: bahwa tiap pagi dan sore, dapat tersedia panas yang diterima bangunan secara berlebih di segi Timur dan Barat. Meski terkesan sepele, salah orientasi adalah satu kesalahan yang fatal pada desain. Pada Rumah minimalis, kami secara otomatis menyesuaikan orientasi bangunan memanjang Barat-Timur demi mengurangi bagian bangunan yang terima panas di pas pagi dan sore.

Mempertahankan kenyamanan termal ruang secara alami
Setelah massa bangunan ditentukan, pilih posisi bukaan dan tritisan. Dengan komitmen yang sama, bukaan lebih banyak ditaruh di segi Utara dan Selatan, sehingga ruang-ruang di dalamnya terima sinar matahari yang dibutuhkan untuk beraktivitas, tanpa panas yang berlebih. Di ruang yang butuh bukaan lebar di Barat dan Timur, kami menyebabkan tritisan yang lumayan panjang dengan selasar untuk menjaga badan bangunan dari sinar matahari dan tampias air hujan, sehingga suhu ruang bisa dipertahankan di batas nyaman. Meski terkesan sederhana, langkah ini sangatlah efektif didalam membantu menjaga kenyamanan termal ruang secara alami.

Layout ruang Rumah Minimalis sederhana
Kenyamanan bisa diatur dengan penempatan ruang yang strategis. Pada Rumah minimalis, dapur kotor, ruang makan, dan tempat servis diposisikan di ujung Barat massa bangunan, pas semua kamar tidur disebar di segi Utara-Selatan. Di tengah-tengahnya, ditaruh ruang keluarga, ruang makan, dan ruang baca dengan layout terbuka, sehingga seolah jadi satu ruang besar, tanpa plafon. Volume ruang yang besar dapat tetap memberikan kenyamanan termal meski ruang ini digunakan untuk pertemuan keluarga atau acara massal seperti pengajian, meski tanpa adanya AC.

Lanskape Rumah minimalis
Lanskape Rumah dan hijauan terhitung tidak kalah penting. Tapak Rumah minimalis yang terdapat di lahan pojok, menyebabkan jalur di depan bangunan kerap dilewati oleh kendaraan bermotor. Vegetasi seperti bambu ditanam di dekat pagar, sehingga bisa memblok lebih dari satu polusi hawa dan suara. Area pekarangan dan halaman belakang terhitung direncanakan untuk ditanami rumput dan begitu banyak ragam type pepohonan, dimana tak hanya mengurangi debu tingkatkan tempat resapan air, terhitung mengurangi radiasi panas matahari yang dipantulkan dari tanah. Tumbuhan terhitung berikan efek psikologis yang baik dikarenakan enak dipandang.

Terakhir, pemilihan material bangunan. Desain tempat tinggal minimalis sejak awal dipersiapkan untuk terlihat sederhana, tidak terlalu mencolok dengan bangunan sekitarnya, sehingga material yang dipilih adalah material lokal seperti genteng tanah liat, batu bata, rooster semen, dan pemanfaatan material alami lain seperti kayu. Bangunan pun jadi tetap estetis, namun tidak terkesan menginginkan terlihat lebih baik dari bangunan sekitarnya. Material yang mudah didapat pun bisa dikatakan ramah lingkungan, dikarenakan bisa dicari didalam radius lebih dari satu kilometer saja dari site, sehingga meminimalkan jejak karbon pas distribusi material.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *